GURUKU INSPIRASIKU

 

GURUKU  INSPIRASIKU

Dialah sosok  guru yang begitu dekat dihati. Bukan saja pandai memberikan materi pembelajran tapi juga beliau mampu membuat kami dekat bagaikan orangtua sendiri. Walau 30 tahun berlalu namun apa yang disampaikannya masih membekas dalam kalbu.

Memang kata orang, sesuatu yang berasal dari hati akan masuk ke dalam hati. Itulah apa yangdisampaikan oleh guruku waktu di sekolah dasar. Beliau adalah Ratna Diningsih Zaenal. Guru SD yang slalu kukenang dalam perjalanan hidupku.

Beliau begitu perhatian sama semua anak didiknya. Suatu ketika ada salah seorang anak didiknya memakai pakai olahraga yang robek di bagian kerahnya. Lalu selepas jam olahraga dipanggilah anak tersebut lalu ditanya denghan logat sundanya  apakah  tidak  punya kaos lagi di rumah. Si anakpun menjawab tidak. Maka keesokan harinya di bawakannya kaos olahraga dari rumah beliau. Beliau memang punya banyak stok pakaian olahraga. Maklum beliau selain jago matematika , juga jago tenis meja. Seringkali beliau mengikuti turnamen tenis meja.    

Beliau juga membuat kami bagaikan satu keluarga. Akrab satu sama lainnya. Beliau rela rumah kontrakannya dijadikan markas untuk kami belajar dan bermain. Sering kali kami sepulang sekolah atau hari libur menghabiskan waktu di tempat beliau. Rasa tanggung jawabnya sebagai guru luar biasa. Bukan saja tanggung jawab dalam penyampaian materi tetapi juga banyak pesan-pesan beliau sebagai bekal kami menjalani kehidupan ini. Diantaranya adalah  jadilah anak yang sopan, bertanggung jawab, berani dalam kebenaran, dan harus punya  cita-cita atau tujuan agar hidup kita terarah. Beliau bukan saja pandai dalam merangkai kata, namun juga apa yang  disampaikannya memang benar-benar sudah dilakukannya.

Dari sekian banyak pesan beliau, ada satu katau yang sampai saat ini masih terngiang ditelinga dan tertanam di sanubari adalah tentang kejujuran. Beliu berpesan   jujurlah dalam hidup ini agar hidupmu tidak hancur. Hal ini disampaikan ketika beliau kehilangan sejumlah uang  SPP kami yang akan disetorkan kebagian keuangan, pada saat jam istirahat. Kami yakin bulkan kelas kami yang mencurinya, dan beliau percaya itu. Akhirnya   Aku yang pada saat itu menjadi ketua kelas dan dipercaya olehnya, ditugaskan untuk mengambil dompet kecil yang berisi  emas perhiasan di rumahnya, kemudian beliau menjualnya untuk mengganti uang yang hilang tersebut.

Kami curiga pada penjaga sekolah saat itu. Namun beliau berpesan jangan mudah menuduh orang tanpa bukti . Biarlah orang yang mengambil hak milik orang lain tidak akan mendapatkan keberkahan. Pada saat inilah beliau berpesan kepada kami jujurlah dalam hidup ini agar hidupmu tidak hancur.

Sepuluh tahun kemudian kata-kata ini ku dengar dari sinetron “ Si Doel anak Sekolahan”. Kala itu babeh yang diperankan oleh Benyamin Sueb mengatakan, “ Jujurlah supaya hidupluh nggak hancur cur cur…”. Kata-kata ini mengingatkanku pada sosok guru SD ku Ibu Ratna Diningsih Zaenal.

Kalau kita perhatikan dalam kehidupan ini baik dalam perpolitikan maupun dalam urusan pekerjaan yang lain orang yang tidak jujur maka karirnya hancur. Dengan hancurnya karir berarti berpengaruh terhadap kehidupannya. Orang tidak lagi memberi  kepercayaan padanya sehingga yang bersangkutan akan mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan sebagai sumber penghasilan yang menopang kehidupannya.

Buah kejujuran, keuletan, semangat meraih cita-cita, kesantunannya kini beliau diangkat menjadi kepala sekolah dan kehidupannya jauh lebih baik dan selalu dikunjungi oleh murid-muridnya bahkan lulusan puluhan tahun yang lalu.

Terima kasih wahai guru, kau adalah inspirasi bagi kami. Kau adalah pelita dalam kegelapan. Kau adalah air dalam kehausan. Kau adalah embun penyejuk dalam kegundahan hati. Yaa Robb jadikanlah guru-guru kami orang-orang yang Engkau berkahi, berilah ketenangan dalam menjalani kehidupannya. Ampinilah segala dosa-dosanya dan berilah slalu petunukMu Yaa Rabb. Untuk guru guru kami yang sudah mendahului kami ampunilah segala dosanya, tempatkanlah ia dalam SyurgaMu Yaa Allah.       

 

#GuruinspiratifPKS

#MerdekaBelajarPKS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PALESTINA KEMBALI BERDUKA

IKUTI SUARA HATI