BAHAGIA ITU SEDERHANA
BAHAGIA ITU SEDERHANA
Memilki
kekayaan yang berlimpah belum tentu membuat orang bahagia. Buktinya banyak
isteri pengusaha selingkuh.Ada yang selingkuh dengan temen kantor suaminya,
rekan kerjanya, bahkan ada juga yang selingkuh dengan sopirnya sendiri. Mengapa
bisa demikian? Padahal secara ekonomi berkecukupan. Hal ini bisa jadi karena
sang suami hamper taka da waktu untuk istri dan keluarganya.
Ada
cerita yang lain seorang anak yang protes terhadap ayahnya karena ayahnya
kurang menyempatkan diri untuk membersamai anak-anaknya walau sekedar
menanyakan akyifitas si anak . Intinya si anak kurang perhatian dari ayahnya,
sampai-sampai anak tersebut mengatakan “ kalau aku punya uang banyak akan
kubeli waktu ayah untuk bisa bersama kami. “
Oleh
karena itu berusahalah untuk meluangkan waktu untuk keluarga. Tidak harus pergi
ke tempat wisata yang mahal, tidak juga
mencari tempat yang jauh yang memerlukan waktu lama dan biaya yang mahal. Cukuplah dengan pergi
bersama ke tempat wisata yang terdekat, renang bersama misalnya, atau makan
bersama di halaman rumah, nonton TV bersama dengan keluarga, atau kemping
bersama di kebun atau taman rumah kita . Pokonya buat quality time ketika kita
bersama keluarga.
justru
jangan sebaliknya ketika bersama
keluarga masing-masing sibuk dengan gadgetnya masing-masing, dimana tidak ada
interaksi satu sama lainnya. Suasana semacam ini akan membuat anak tertutup dan
tidak menghargai waktu. Sisihkanlah
sedikit waktu untuk bercengkrama bersama anak, karena akan membuat anak belajar
banyak cara membagi waktunya dengan baik dan merasa dihargai
sehingga anakpun akan menghargai orang lain dan tertanam sifat positif pada
dirinya.
Aktif
berda’wah bukan berarti tidak ada waktu untuk keluarga. Jangan sampai ada
istilah ladang orang dirawat sementara
ladangnya sendiri dibiarkan gersang. Karenanya luangkanlah waktu bersama
keluarga. Meluangkan waktu bersama keluarga akan membuat hidup kita bahagia.
Suganda
Indra
#
ChallangeReliKabTang
Komentar
Posting Komentar