Catatan
Harian
SILATURRAHIM
Di pagi menjelang siang yang penuh
kehangatan aku dikejutkan oleh kedatangan seorang sahabat yang berasala dari
daerah yang jauh dari tempatku. Kalau dihitung berdasarkan waktu kurang lebih
satu setengah jam jarak tempuhnya dengan kendaraan roda dua. Namanya Rosidin
biasa aku panggil Habib lantaran wajahnya yang kerab-araban.
Ku ajak Rasyid ke ruang tamu dan kami
berbincang-bincang begitu akrabnya padahal kami baru berkenalan sekitar 2 pekan
yang lalu. Kami sama-sama berprofesi sebagai pengajar. Awal perjumpaan kami adalah ketika sama sama
mendaftar di salah satu sekolah tinggi
agama Islam di Tangerang.
Suatu ketika ada tugas dari dosen
salah satu mata kuliah. Kebetulan kami satu kelompok. Supaya lebih mudah
mengerjakan tugas yang diberikan Rasyid menyempatkan diri bersilaturrahim
denganku . Ketika ku Tanya mengapa dia rela menyempatkan diri berkunjung ke
sekolahku meski jaraknya tidak dekat.Ku pikir beliau sedang santai Tidak begitu
banyak yang harus dikerjakan.
Ternyata dugaanku meleset, di
sela-sela obrolan kami beliau sempat mengatakan kalau ngurusin kerjaan terus
nggak ada habisnya, semakin di kejar semakin sibuk kita dibuatnya begitu
katanya dengan logat betawinya. Sontak aku tersentil, karena begitulah yang
selama ini kurasakan semakin sibuk dengan pekerjaan , maka semakin habis waktu
kita untuk mengurusinya bahkan tidak cukup. Maka Aku terkadang malu dengan
tetangga dan saudara-saudaraku. Karena aku termasuk orang yang jarang
silaturrahim. Mungkin karena kesibukanku dengan urusan pekerjaan.
Rasyid bilang luangkanlah waktu untuk
silatuurahim dan mengerjakan ibadh yang lainnya. Jangan mencari waktu luang,
tapi luangkan lah waktu. Banyak sekali manfaat silaturrahim . Diantaranya
menambah persaudraan yang akan menbuat kita bahagia dan tentunya memudahkan
urusan kita.
Selain itu silaturrahim juga dapat
membawa kemakmuran dan umur panjang sebagiaman dalam hadits
“
مَنْ
سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ، وَأَنْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ،
فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya: "Siapa saja yang
senang diberi lebih banyak kemakmuran (wealth) dan umur panjang, maka dia harus
menjalin hubungan baik dengan orangtua dan saudaranya." (HR Bukhari).
Oleh karena itu marilah mulai
sekarang kita perbanyak silaturahim agar hidup lebih bahagia, lebih berkas,
bertambah makmur, dan panjang umur
#day1 ChallengeReliKabTang

Komentar
Posting Komentar