Tumpukan Sampah
Catatan Harianku

GARBAGCE IN GERBAGE OUT

Di waktu pagi ketika menemani istri belanja sayuran, Aku melihat tumpukan sampah yang berada di pinggir kali. Sampah tersebut baru kemarin diangkat dari kali. Kesadaran masyarakat nampaknya masih kurangm, banyak diantara mereka yang masih membuang sampah ke kali. Sehingga dalam waktu tiga hari sampah sudah mulai banyak dan menimbulkan aroma tak sedap, ditambah kerumunan lalat yang berterbangan di atas sampah dan terkadang  hinggap pada  sayuran dan kue yang dijajakan tak jauh dari tumpukan sampah.

Berbicara maslah sampah aku teringat pada seorang motivator ternama Mario Teguh. Aku pernah mengikuti acaranya secara langsung di studio yang akan ditayangkan pada salah satu stasiun swasta. Saat itu mengambil tema “ garbage in garbage out” (Sampah Masuk sama dengan sampah keluar).

Sampah adalah kotoran yang apabila disimpan dalam waktu yang lama maka akan menimbulkan bibit penyakit. Begitu juga segala kotoran yang masuk ke dalam hati adalah sampah yang harus segera dikeluarkan.  Apa saja kotoran dimaksud? Yaitu segala sesuatu yang bersifat negatif seperti : cacian, makian, hinaan, dan segala perkataan yang buruk yang dilontarkan orang lain kepada kita, maka harus segera di buang, jangan simpan di dalam hati terlalu lama karena akan menimbulkan penyakit yang dapat membuat hidup kita tak bahagia. Jadi intinya hati kita harus benar-benar bersih dari segala kotoran.

Semakin bertambahnya wawasan yang aku dapatkan dari berbagai kajian semakin aku mengerti , mengapa di beberapa kitab fiqh bab thoharoh  ditempatkan di urutan pertama. Karena thoharoh begitu penting dalam kehidupan manusia. Menurut Imam Ghozali dalam kitab Ihya ulumuddin bukan saja membersihkan diri secara lahiriah saja tapi juga pembersihan atau penyucian secara batiniyah. Karena banyak bencana terjadi disebabkan sebagian manusia belum dapat menjaga kebersihan atau kesucian baik lahir maupun batin. Begitu banyak kerusakan terjadi baik di darat maupun dilautan disebabkan oleh tangan – tangan manusia yang kotor. Padahal Islam sejak 15 abad yang lalu sudah mengajarkan kita tentang kebersihan atau kesucian. Dalam Islam menjaga kebersihan itu adalah sebagian dari Iman. Ingatlah bahwa sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat lagi mensucikan diri.

 

Oleh : Suganda Indrawijaya

#3Th Day challangeReliKabTang


Komentar

  1. Tulisan nya sudah ok pak ..cuma untuk kata kali bisa kita rubah menjadi sungai sebab mungkin di antara kita tidak mengenal istilah kali 😊😊🙏🙏🙏

    BalasHapus
  2. agar pemerintah setempat sigap dan tidak menggangu aktivitas masyarakat dan terus kita membuat agar menjadi kesadaran masyarakat agar membenahi sampah dengan baik itu laporan saya pak sekjen

    BalasHapus
  3. agar pemerintah setempat sigap dan tidak menggangu aktivitas masyarakat dan terus kita membuat agar menjadi kesadaran masyarakat agar membenahi sampah dengan baik itu laporan saya pak sekjen

    BalasHapus
  4. Aamiin allohuma aamiin ya alloh ya robb semoga kita semua selalu istiQomah dalam menyucikan hati dan jasmani kita...🤲 dan selalu menjaga lingkungn kita dari kotoran... Betul baget bp sekjen klau kita simpan sampah terlalu lama juga akan menimbul kn banjir jg bp... Dan menimbul kn penyakit bp 🙏😊

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PALESTINA KEMBALI BERDUKA

GURUKU INSPIRASIKU

IKUTI SUARA HATI