AHER PEMIMPIN YANG DIRINDUKAN
AHMAD
HERYAWAN POTRET PEMIMPIN YANG DIRINDUKAN
Dr. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si., lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 19 Juni 1966;
umur 55 tahun) atau memiliki sapaan Aher adalah seorang politisi dari PKS . Ia pernah
menjadi Gubernur Jawa Barat dua periode dari
2008 hingga 2018 .
Pria dengan perawakan gempal ini setelah lulus
dari SMA Negeri 3, Sukabumi melanjutkan ke
Fakultas Syariah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), Jakarta.
Beliau menjadi seorang pengajar dan mubaligh . Aher aktif mengajar di beberapa
perguruan tinggi antara lain, Ma'had Al Hikmah, Dirasah Islamiyyah Al Hikmah,
Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, serta
Pusat Studi Islam Al Manar. Selain itu beliau aktif di Persatuan
Umat Islam (PUI) sejak tahun 1999, ia juga dipercaya menjadi ketua umum sejak
tahun 2004.
Karir politiknya dimulai pada Era reformasi dia
masuk Partai Keadilan yang sekarang berubah nama menjadi Partai Keadilan
Sejahtera (PKS). Pada tahun 1999, Aher terpilih menjadi salah satu
anggota legislatif Provinsi DKI Jakarta, Dan pada tahun 2004 – 2009 beliau
dipercaya menjadi wakil DPRD DKI Jakarta. Namun sebelum masa jabatannya
berakhir beliau dipilih oleh partai untuk menjadi Calon Gubernur Jawa Barat
berpasangan dengan Dede Yusuf ( satu salah artis ternama di masanya ) yakni pada
tahun 2008 sampai 2013 . Dan terpilih kembali pada periode berikutnya yakni
2013 hingga 2018.
Selama 10 tahun kepemimpinannya banyak sekali menorah
penghargaan, Total 265 Penghargaan yang diperolehnya
atas pengabdiannya selama sepuluh
tahun menjadi gubernur. Penghragaan, Adi Paripurna Bhakti
melengkapi koleksi prestasinya yang ke-265 .
Beliau adalah pemimpin yang religious. Pernah
suatu ketika beliau mengimami sholat subuh berjamaah . Mungkin terlintas
dipikiran sebagian jamaah wah kalau Aher yang jadi Imam Sholat Subuh nggak pake
kunut nih.belaiu kan orang PKS. Karena memang kerap kali PKS digembosi dengan
stigma “wahabi” suatu faham yang menurut mereka anti tahlil, anti qunut, dan
getol menyebut Bid’ah. Tapi anggapan tersebut tidak benar beliau mengimami
sholat subuh dengan memakai qunut. Bahkan lebih panjang bacaannya dari yang
biasa dan bacaan Al Qur’annya begitu bagus. Maka setelah sholat subuh selesai
mereka berkelekar nggak salah nih kita
pilih gubernur, kalau bisa kita calonkan lagi pada periode berikutnya.
Beliau adalah pemimpin yang demokratis. Pernah
suatu ketika seorang Nasrani menyodorkan proposal perayaan untuk kaumnya dengan
jumlah yang tidak sedikit. Beliaupun memberikannya. Maka banyak orang yang mengatakan
“ kok Aher mau memberikan uang sebanyak itu untuk umat Nasrani . Dikiranya
seorang ulama seperti beliau hanya mementingkan umatnya saja. Beliau mengatakan
Saya adalah gubernur semua golongan. Saya adalah gubernur semua umat. Begitulah
ketika pemimpinnya amanah, dan religious. Maka kesejahterraan akan tercipta
begitupun toleransi akan tercipta.Banyak orang yang merindukan gaya kepemimpinan beliau. Begitulah kepemimoinan hasil tarbiyah yang cukup panjang. Semoga lahir Aher-Aher yang lain di Indonesia.
Suganda Indrawijaya
ChallengeReliKabTang

Komentar
Posting Komentar