DPC PKS TELUKNAGA GELAR MUNGGAHAN
MUNGGAHAN,
TRADISI YANG PERLU DILESTARIKAN
Oleh
: Suganda Indra
Teluknaga,
Ahad, 04 April 2021 DPC PKS Teluknaga mengadakan acara Tarhib Ramadhan. Acara dikemas
makan bersama, taujih, doa dan ramah tamah.
Tradisi
makan bersama ini biasa dilakukan di salah satu pekarangan rumah kader daerah Teluknaga tepatnya di pinggir sungai Cisadane.Biasa warga menyebutnya “ munggahan”. Kata munggahan berasal
dari Bahasa Sunda “Munggah” yang
artinya naik. Maksudnya adalah bahwa saat ini kita berada di penghujung Bulan Sya’ban
dan sebentar lagi meningkat Bulan Ramadhan, bulan yang penuh rahmat dan
keagungan.
Waktu
penulis masih kecil dulu setiap menjelang Ramadhan, kita mandi bersama di
sungai, keramas, menggosok badan dengan batu kali untuk menghilangkan daki-daki yang melekat dengan tujuan membersihkan diri karena
sebentar lagi kita akan menyambut kedatangan tamu yang suci yakni Ramadhan.Intinya adalah bergembira menyambut
kedatangan Ramadhan.
Tradisi Munggahan yang dimaksudkan
karena kegembiraan menyambut Ramadhan ini perlu dilestarikan karena hal semacam
ini sesuai dengan hadits Nabi yang artinya : Dari Abu
Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wa sallam bersabda,
Telah datang kepada
kalian ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan kepada kalian
puasa di bulan ini. Di bulan ini, akan dibukakan pintu-pintu langit, dan
ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu. Demi
Allah, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada 1000 bulan.
Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malam itu, berarti dia
terhalangi mendapatkan kebaikan. (HR. Ahmad, Nasai 2106, dan dishahihkan Syuaib
al-Arnauth).
Pada acara tersebut di
atas dihadiri oleh sejumlah pengurus DPC dan DPRa , tak ketInggalan pula aleg Kab.
Tangerang dari PKS , Sapri, S.Sos pun hadir dan makan bersama. Acara yang
dimulai pukul 13.30 dan berakhir pukul 15.00 itu diisi taujih oleh ustz. Elenita.
Dalam taujihnya beliau menyampaikan tentang hal-hal yang harus disiapkan sebelum
Ramadhan tiba yakni, ruhiyah, jasadiyah,
dan fikriyah.
Persiapan ruhiyah yakni
dengan latihan untuk taqorub ilallah diantaranya puasa sunnah yang persiapannya
dimulai sejak Bulan Rajab, qiyamullail, tilawah Qur’an dan ibadah lainnya
sehingga ketika Ramadhan kita sudah terbiasa.
Persiapan Jasadiyah
adalah latihan-latihan fisik seperti olahraga agar ketika Ramadhan tiba badan
kita sehat sehingga dapat melaksanakan ibadah Ramadhan dengan baik.
Terakhir adalah
persiapan fikriyah yakni dengan banyak membaca literatur terkait puasa Ramadhan,
baik rukun puasa, sunnah puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, keutamaan
puasa, dan ibadah Ramadhan lainnya.
Semoga tahun berikunya
kita masih bisa melaksanakan acara semacam ini dan semoga Allah masih
memberikan kesempatan bagi kita untuk menikmati Ramadhan yang akan datang.Demikian
diungkapkan oleh Abu Haidar sebagai penanggung jawab acara tersebut
Suganda
Indrawijaya
#ChallangeReliKabTang

Komentar
Posting Komentar